• Kontak Kami
  • Hotline : 081904091115
  • SMS : 081904091115
  • BBM : D94C2F66

Kontak Kami

Selamat berbelanja, Shopper!

Selamat datang di website NASA Agro, Layanan Resmi Produk-Produk Pupuk Organik NASA dan Nutrisi Vitamin Ternak Ikan NASA Contact Person : 081904091115 (Telepon/SMS/WhatsApp)
Beranda » Informasi Terbaru NASA Agro » Cara Berternak Kambing Domba dengan Nutrisi Vitamin NASA

Cara Berternak Kambing Domba dengan Nutrisi Vitamin NASA

Diposting pada 7 November 2017 oleh adminnasa

Cara Berternak Kambing Domba dengan Nutrisi Vitamin NASA | NASA-Agro. Peternakan kambing dan domba potong di Indonesia sebagian besar masih berskala kecil sehingga perlu diusahakan secara komersial dan intensif agar hasil dan kualitas dagingnya meningkat. Hal ini diperlukan karena adanya pertambahan penduduk yang terus meningkat setiap tahunnya sekitar 1,24% dan semakin meningkatnya daya beli masyarakat. Kebutuhan daging selama ini belum mencukupi permintaan, ± 400.000 ton/tahun, sehingga masih mengandalkan impor daging. PT. NATURAL NUSANTARA dengan prinsip K-3 (Kuantitas, Kualitas dan Kesehatan) berupaya membantu budidaya kambing dan domba potong dengan sasaran peningkatan kualitas dan kuantitas daging.

Cara Beternak Kambing Domba dengan nutrisi vitamin ternak VITERNA NASA StockistNASA BeliNASA 081904091115

Penggemukan kambing/domba adalah pemeliharaan kambing/domba dewasa dalam keadaan kurus untuk ditingkatkan berat badannya melalui pembesaran daging dalam waktu relatif singkat (3-5 bulan).

Jenis-jenis kambing dan domba potong.

A. Kambing kacang.

Cirinya adalah badannya kecil dan relatif pendek, telinga pendek dan tegak, jantan dan betina memiliki tanduk, leher pendek dan punggung meninggi, warna bulu bervariasi, ada yang hitam, coklat, merah atau belang hitam-putih.

B. Kambing Peranakan Etawah (PE).

Sasaran utama dari kambing PE pada dasarnya adalah penghasil susu, tetapi dapat digunakan juga sebagai penghasil daging, terutama setelah masa afkir. Ciri dari kambing ini adalah bagian hidung ke atas melengkung, panjang telinga antara 15-30 cm, menggantung ke bawah dan sedikit kaku, warna bulu bervariasi antara hitam dan coklat, memiliki bulu tebal dan agak panjang dibawah leher dan pundak (jantan), di bagian bawah ekor (betina).

C. Domba Ekor Gemuk.

Memiliki ciri bentuk ekor yang panjang, tebal, besar dan semakin ke ujung makin kecil; tidak mempunyai tanduk; sebagian besar bewarna putih, tetapi ada anaknya yang bewarna hitam atau kecoklatan .

D. Domba Ekor Tipis

Memiliki ciri tubuh yang kecil, ekor relatif kecil dan tipis, bulu bewarna putih, tidak bertanduk (betina), bertanduk kecil dan melingkar (jantan).

 

Pemilihan bibit yang baik untuk penggemukan kambing-domba adalah sebagai berikut :

  1. Umur antara 8 bulan – 1 tahun.
  2. Ukuran badan normal, sehat, bulu bersih dan mengkilap, garis punggung dan pinggang lurus.
  3. Keempat kaki lurus, kokoh dan tumit terlihat tinggi
  4. Tidak ada cacat pada bagian tubuhnya, tidak buta.
  5. Hidung bersih, mata tajam dan bersih serta anus bersih.

 

Tata Laksana Pemeliharaan Kambing Domba

Perkandangan

  • Pada umumnya tipe kandang pada ternak Kambing-domba adalah berbentuk panggung, konstruksinya dibuat panggung atau di bawah lantai kandang terdapat kolong untuk menampung kotoran.
  • Adanya kolong dapat menghindari kebecekan dan kontak langsung dengan tanah yang mungkin tercemar penyakit.
  • Lantai kandang ditinggikan antara 0,5 – 2 m.
  • Bak pakan dapat ditempelkan pada dinding.
  • Ketinggian bak pakan untuk kambing dan domba berbeda.
  • Bak pakan untuk kambing dibuat agak tinggi, kira-kira sebahunya karena kebiasaan kambing memakan daun-daun perdu.
  • Untuk Domba, dasar bak pakan horizontal dengan lantai kandang karena kebiasaan domba merumput.
  • Lantai kandang dibuat dari kayu papan atau belahan bambu yang disusun dengan jarak 2-3 cm.
  • Dengan demikian, kotoran dan air kencing mudah jatuh pada kolong, sementara tracak/kaki kado tidak terpelosok/terjepit

 

Ukuran Kandang Kambing Domba :

  1. Anak : 1 X 1,2 m /2 ekor (lepas sapih),
  2. Jantan dewasa : 1,2 X 1,2 m/ ekor
  3. Dara/ Betina dewasa :1 X 1,2 m /ekor
  4. Induk dan anak 1,5 X 1,5 m/induk + 2 anak

Dasar kolong kandang digali sedalam ±20 cm dibagian pinggirnya dan 30-50 cm pada bagian tengah serta dibuatkan saluran yang menuju bak penampung kotoran. Kotoran kemudian dapat diproses untuk menjadi pupuk kandang. Jagalah selalu kebersihan kandang.

 

Pakan Kambing Domba
Pakan utama yang umum diberikan berupa hijauan segar, seperti rumput, legum(daun lamtoro, turi, daun gamal, dll) atau aneka hijauan (daun singkong (protein cukup tinggi), daun nangka dan daun pepaya). Khusus legume dan aneka hijauan sebelum diberi pada ternak sebaiknya dilayukan terlebih dahulu 2 – 3 jam dibawah terik matahari untuk menghilangkan racun & getah yang ada dalam hijauan tersebut.

Waktu pemberian pakan diatur 2 (dua) kali sehari pagi dan sore dalam bentuk pakan hijauan dan konsentrat. Jumlah pemberian hijauan ± 10% dari bobot badan kambing, lebih baik dipotong-potong (2-5 cm) agar lebih mudah dicerna. Jumlah pemberian konsentrat 1-2% dari bobot badan kambing, sebaiknya konsentrat diberikan ± 2 jam sebelum pemberian pakan hijauan. Tujuannya adalah agar proses pencernaan berjalan secara optimal dan untuk merangsang aktivitas mikroorganisme dalam rumen, terutama bakteri selulolitik yang akan meningkatkan kecernaan bahan kering dan bahan organik pakan ternak.

Selain pemberian rumput dan konsentrat, masih dibutuhkan pakan pelengkap yang mengandung gizi ternak lengkap yang belum terdapat pada hijauan dan konsentrat untuk mengoptimalkan pertumbuhan dan produksi ternak, maka PT. NATURAL NUSANTARA (PT. NASA) mengeluarkan pakan suplemen khusus ternak yaitu VITERNA Plus dan TANGGUH PROBIOTIK. Produk ini menggunakan teknologi vitamin, mineral dan probiotik yang diciptakan dengan pendekatan fisiologis tubuh kambing dengan meneliti berbagai nutrisi yang dibutuhkan kambing

VITERNA Plus mengandung berbagai nutrisi yang dibutuhkan ternak kambing, yaitu :

  1. Vitamin lengkap yang berfungsi untuk berlangsungnya proses fisiologis tubuh yang normal dan meningkatkan ketahanan tubuh sapi dari serangan penyakit.
  2. Mineral-mineral lengkap sebagai penyusun tulang, darah dan berperan dalam sintesis enzim untuk memperlancar proses metabolisme dalam tubuh

Cara penggunaan VITERNA Plus adalah dengan dicampurkan dalam komboran pakan konsentrat atau air minum ternak, dengan dosis : 5 cc atau setengah tutup botol VITERNA per-ekor, diberikan setiap hari 2 kali pada pemberian pakan pagi dan sore. Jadi totalnya, setiap hari kambing – domba diberikan 1 tutup VITERNA Plus

TANGGUH PROBIOTIK sebagai sumber mikrobia untuk membantu proses penguraian pakan dalam pembuatan pakan fermentasi dan proses pencernaan dalam tubuh kambing-domba sehingga pertumbuhan dan produksi kambing-domba dapat lebih optimal.

Dosisnya : setengah tutup botol TANGGUH PROBIOTIK perekor perhari,dicampur pada pakan konsentrat atau air minumnya.

Untuk pembuatan pakan fermentasi kambing-domba, dosisnya: 4 tutup botol TANGGUH PROBIOTIK ditambah 2 tutup botol VITERNA per 100 kg bahan pakan fermentasi seperti jerami, rumput-rumputan dan hijauan lainnya

Keunggulan Produk PT. NASA pada kambing-domba :

  1. Berasal dari bahan alami/organik, bukan dari bahan-bahan kimia atau sintetik.
  2. Merupakan pakan tambahan yang berperan sebagai sumber mineral dan vitamin serta beberapa protein.
  3. Mampu menggantikan pemberian vitamin dan mineral kimia/sintetik.
  4. Meningkatkan nafsu makan & kesehatan kambing-domba.
  5. Mempercepat adaptasi kambing-domba terhadap pakan, pada saat pertama kali masuk kandang.
  6. Mengurangi kestresan pada kambing-domba, baik pada saat masuk kandang pertama kali, setelah kambing-domba divaksinasi atau saat kambing-domba dalam proses pengobatan
  7. Mempercepat pertumbuhan kambing-domba.
  8. Mengurangi bau kotoran.
  9. Meningkatkan kualitas daging kambing-domba menjadi padat dan rendah lemak.

 

Tatalaksana Reproduksi, meliputi:

  1. Dengan pengelolaan yang baik kambing/domba dapat melahirkan 7 bulan sekali.
  2. Perkawinan kembali setelah melahirkan 1bulan kemudian.
  3. Penyapihan anak dilaksanakan pada 3 – 4 bulan.
  4. Umur dewasa kelamin 8 – 10 bulan
  5. Siklus birahi 17 – 21 hari
  6. Lama birahi 24 – 40 jam, bila birahi pagi maka sore atau esok harinya harus dikawinkan
  7. Masa kebuntingan : 5 bulan.

 

Pengendalian Penyakit yang sering menyerang Kambing Domba

Tindakan pertama yang dilakukan pada usaha pemeliharaan Kambing-domba adalah melakukan pencegahan terjangkitnya penyakit pada ternak. Beberapa langkah pencegahan adalah

  1. Lahan yang digunakan untuk memelihara Kambing-Domba harus bebas dari penyakit menular.
  2. Kandang kambing-domba harus kuat, aman dan bebas penyakit.
  3. Apabila digunakan kandang bekas kambing-domba yang telah terserang penyakit, kandang cukup dicucihamakan dengan disinfektan, kemudian dibiarkan beberapa saat.
  4. Apabila kandang tersebut bekas kado sehat cukup dicuci dengan air biasa.
  5. Kado yang baru masuk sebaiknya dimasukkan ke kandang karantina dulu dengan perlakuan khusus.
  6. Ternak yang diduga bulunya membawa penyakit sebaiknya dimandikan dan digosok dengan larutan sabun karbol, Neguvon, Bacticol Pour, Triatex atau Granade 5% EC dengan konsentrasi 4,5 gram/3 liter air.
  7. Untuk membasmi kutu, Kado dapat juga dimandikan larutan Asuntol berkonsentrasi 3 – 6 gram/3 liter air.
  8. Kandang dan lingkungan tidak boleh lembap dan bebas dari genangan air. Kelembapan yang tinggi dan genangan air mengakibatkan perkembangan nyamuk atau hewan sejenis yang menggigit dan menghisap darah ternak.
  9. Dilakukan vaksinasi secara teratur. Vaksinasi bertujuan untuk mencegah terjangkitnya penyakit oleh Virus

 

Beberapa penyakit yang dapat menyerang Kambing-Domba adalah :

  1. Penyakit parasit (kudis, kutu, cacingan);
  2. Penyakit Bakterial (Antarks, Cacar mulut, Busuk Kuku);
  3. Penyakit Virus (Orf);
  4. Penyakit lain (Keracunan sianida, Kembung Perut, Keguguran).

 

Hal penting dalam pengendalian penyakit adalah meningkatkan kesehatan ternak dan kebersihan kandang dan lingkungan sekitarnya serta monitoring/pengamatan yang kontinyu pada ternak sehingga apabila terdapat gejala penyakit, segera dapat diketahui jenis penyakit tersebut dan cara pencegahan dan pengobatannya.

 

Info dan Pemesanan Produk NASA Hubungi
NASA Agro – Distributor Resmi Produk Organik NASA (PT. Natural Nusantara)
Contact Person
081904091115 (sms/call/whatsapp)
Instagram : @nasaagroindonesia
Facebook : NASA Agro
Website : www.nasa-agro.com

Bagikan informasi tentang Cara Berternak Kambing Domba dengan Nutrisi Vitamin NASA kepada teman atau kerabat Anda.

Cara Berternak Kambing Domba dengan Nutrisi Vitamin NASA | NASA AGRO

Komentar dinonaktifkan: Cara Berternak Kambing Domba dengan Nutrisi Vitamin NASA

Maaf, form komentar dinonaktifkan.

Mungkin Anda tertarik produk berikut ini:
Rp 624.000
Ready Stock / PWRB
OFF 19%
Rp 55.000 Rp 68.000
Ready Stock / PST
Popular!
Rp 40.000
Ready Stock / GLIO

Instagram NASA Agro



PT. Natural Nusantara merupakan sebuah perusahaan agrokompleks di Indonesia yang menghasilkan beberapa produk pupuk organik (cair, padat, serbuk, granule) dan nutrisi vitamin ternak (ternak besar, menegah, kecil, unggas) serta nutrisi vitamin untuk ikan dan udang

NASA-Agro.com merupakan distributor layanan resmi dari PT. Natural Nusantara (N-453182) yang memberikan layanan tempat belanja online maupun offline secara umum serta menjalin mitra dalam distribusi produk dan proyek-proyek pertanian perkebunan peternakan perikanan

Contact Person NASA-Agro.com
- SMS/WhatsApp : 0819 0409 1115
- E-mail : nasaagro99@gmail.com
- Facebook :
NASA Agro Indonesia
- Twitter :
@nasaagro
- Instagram :
@nasaagroindonesia
- Line : @nasaagro
- Website :
www.nasa-agro.com
SIDEBAR